JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku tidak menyangka terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) saat ini. Pasalnya, rata-rata harian volume 20.000 matric ton (MT) mampu dipenuhi selama 19 hari ke depan.
"Terus terang kalau dari rata-rata harian kan kita tidak menduga,"ujar Direktur Pemasaran Muchamad Iskandar, di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/12/2017).
Iskandar mengatakan, sebenarnya kejadian kelangkaan gas pernah terjadi pada 2011. Memang dalam menyelesaikan masalah kelangkaan elpiji gas 3 kg tidak mudah, sebab sulit mengindentifikasi Rumah Tangga (RT) mana yang masuk kriteria mampu dan tidak. Di dalam Peraturan Presiden (Perpres) pun itu tidak dicantumkam.
Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka, Akankah Impor Ditambah?
"Tapi untuk ini kita percepat 3 hari pulih. Ini manajer ada dan kita sudah rapat koordinasi,"tuturnya, di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/12/2017).