TANGERANG - PT Angkasa Pura II akan melakukan penutupan jalur Perimeter Utara Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Hal tersebut dilakukan lantaran jalur tersebut masuk ke dalam wilayah perluasan landasan pacu (runway) 3 Bandara Soekarno Hatta.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II M Awaludin mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang dalam rencana pembuatan jalan baru pengganti jalur perimeter utara.
Baca Juga: Beredar Isu Soetta Dijual, Menhub: Tidak Dijual, Cuma Kerjasama
"Nanti jalur perimeter akan ditutup. Koordinasi sudah dilakukan karena harus dibuat jalan baru, lalu ada pengalihan arus lalu lintas juga sehingga masyarakat yang mau ke dan dari bandara tidak terganggu aksesnya," ungkapnya, Sabtu (9/12/2017).
Awaludin menjelaskan, pihaknya telah menargetkan pembangunan runway 3 tahap pertama akan mulai dilakukan pada Januari 2018 mendatang. "Jadi, prosesnya dimulai pembangunan taxiway dulu Januari 2018, lalu pembangunan runway sendiri paling cepat April sudah dimulai," ucapnya.
Baca juga: Kereta Bandara Soekarno Hatta Langsung Terkoneksi Skytrain
Lanjut Awaludin, guna mendukung target pembangunan tersebut pihaknya hingga kini pun terus mengejar target pembebasan lahan perluasan runway 3 yang saat ini baru mencapai 33% dari 3.100 jumlah total bidang yang harus dibebaskan.
"Pembebasan lahan masih proses akuisisi, sudah selesai 33% dari total. Jadi, kalau nanti akhir triwulan 1 sudah sampai 50% sampai 60% pembangunan akan kami mulai. Targetnya 18 bulan pengerjaan runway 3 sudah bisa digunakan," tandasnya.
Baca juga: Jajal Kereta Bandara Soetta yang Beroperasi 1 Desember
Untuk diketahui, luas tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan runway 3 ini mencapai 216 hektare, di mana 42,8 hektare tanah yang merupakan aset milik PT AP II, sementara lahan yang akan dibebaskan kurang lebih 173,19 hektare.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)