JAKARTA - Kondisi di Timur Tengah kembali memanas. Hal ini seiring dengan pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Konflik yang memanas ini tampaknya menekan Palestina, negara yang hingga kini masih tertatih-tatih. Lalu, bagaimana kondisi ekonomi Palestina sekarang ini?
Baca juga: World Bank Ingatkan Israel soal Pembatasan Ekonomi Palestina
Setelah perang Gaza yang berakhir pada 2014, pertumbuhan ekonomi Palestina turun menjadi 0,7% pada kuartal pertama 2017.
Terpuruknya pertumbuhan ekonomi Palestina terjadi akibat dampak dari rekonstruksi pasca-perang dan turunnya konsumsi rumah tangga. Demikian menurut Economic Outlook Palestina yang dirilis World Bank pada October 2017.
Baca juga: Ke Istana, Apa Saja yang Dibahas Presiden World Bank dengan Jokowi?
Pada 2015-2016, Palestina mencatatkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 3,4%. Namun, bantuan untuk rekonstruksi yang cair kian sedikit di 2017 menyebabkan perlambatan aktivitas rekonstruksi.