Hal ini diperparah dengan perlambatan konsumsi swasta di Tepi Barat (West Bank) karena ketegangan politik mendorong pertumbuhan PDB mengalami penurunan.
Tak hanya itu, tingkat pengangguran di negara tersebut mencapai 29%, angka ini lumayan tinggi. Sementara itu, angka pengangguran di Gaza mencapai 44%, dua kali lebih tinggi daripada di Tepi Barat. Dengan dari 60% penduduk berusia antara 15 dan 29 tahun di Gaza tidak bekerja.
Baca juga: Bank Tak Bisa Danai Semua Proyek Infrastruktur, RI Bisa Andalkan Kerjasama Swasta
Seiring dengan pembenahan ekonomi yang dilakukan, pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu jangka pendek diproyeksikan mencapai 3%.
Minimnya bantuan dari negara lain dan kemungkinan berlanjutnya konflik menimbulkan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi, dan lapangan kerja di Palestina.
(Fakhri Rezy)