Blok Mahakam Akhirnya Dikelola Pertamina, Ini 6 Fakta Setelah Dikuasai Asing 50 Tahun

Anisa Anindita, Jurnalis
Senin 01 Januari 2018 15:33 WIB
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
Share :

4. Ladang Minyak dan Gas Terbesar Saat Ini di Indonesia

Per 1 Januari 2018, Pertamina secara resmi mengelola Blok Mahakam, yang merupakan ladang minyak dan gas terbesar saat ini di Indonesia. Menurut Pengamat Ekonomi Energi UGM Fahmy Radhi dengam pengambilalihan Blok Mahakam, Kalimantan Timur oleh PT Pertamina (Persero) bisa mewujudkan kemandirian energi nasional. Selain itu, pengambilalihan Blok Mahakam merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Pertamina.

Baca Juga: Catat! Persiapan Pertamina untuk Kelola Blok Mahakam

5. Pertamina Ngebor Sumur di Blok Mahakam dalam Waktu 4 Hari

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menyatakan hingga November 2017 ini, sudah ada 11 sumur yang dibor dari target 15 sumur hingga akhir tahun ini. Hal ini dilakukan sebagai persiapan sebagai operator Blok Mahakam di awal tahun depan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Bambang Manumayoso mengenai pengeboran sumur, pihaknya telah melakukan hal yang luar biasa dan menjadi rekor dunia. Apsalnya, pihaknya melakukan pengeboran sumur dengan waktu tercepat, yaitu 1 sumur bisa diselesaikan dalam sekitar 4 hari. "Pengeboran 11 sumur, driling day kita lebih cepat 25% menjadi rekor di Indonesia dan Dunia. 1 sumur selama 4,3 hari yang selama ini belum pernah tercapai dan costnya bisa lebih hemat 23%," ungkapnya di Hongkong Cafe, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

6. Pertamina akan Tambah Pengeboran Sumur Baru

Untuk menjaga produksi Migas yang ada di Blok Mahakam yang sudah beroperasi selama 40 tahun, pihaknya akan menambah pengeboran sumur baru. Pengeboran dilakukan baik di sumur batu atau sumur lama, dan kemungkinan pada tahun ini akan ditambah lagi menjadi 17 sumur dari sebelumnya 15 sumur di 2017.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya