Di sisi lain, perakitan Bentang Tengah Jembatan Holtekamp tidak dilakukan di lokasi pembangunan jembatan, namun oleh PT PAL Indonesia di Surabaya. Perakitan Bentang Tengah Jembatan Holtekamp tidak dilakukan dilokasi pembangunan jembatan, namun oleh PT PAL Indonesia di Surabaya. Hal itu bertujuan meningkatkan aspek keselamatan kerja, meningkatkan kualitas pengelasan, dan mempercepat waktu penyelesaian hingga 3 bulan.
Baca Juga: Punya Duit Rp409 Triliun, Jokowi Tidak Mau Pembangunan Infrastruktur Andalkan APBN
Adapun panjang bentang tengah 400 meter ditambah jembatan pendekat 332 meter yang terdiri dari 33 meter pendekat dari arah Hamadi, dan 299 meter dari arah Holtekamp , sehingga total panjang jembatan keseluruhan 732 meter, dengan lebar jembatan 21 meter yang teridiri dari 4 lajur 2 arah dilengkapi media jalan.
Saat ini, Kementerian PUPR mendanai pembangunan jembatan utama, Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jembatan penghubung Arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura mendanai pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan. Adapun biaya pembangunan mencapai Rp1,7 triliun dengan konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya.
(Martin Bagya Kertiyasa)