Jokowi ke Sofyan Djalil: Kalau Tak Capai Target, Tahu Sendiri Akibatnya

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Rabu 10 Januari 2018 19:50 WIB
Foto: Yohana/Okezone
Share :

Dia menceritakan, setiap kali menghubungi Sofyan terkait sertifikasi tanah di wilayah tertentu selalu direspons Menteri ATR ini dengan menyanggupi permintaan dirinya.

"Saya ingin Kabupaten ini, Kota ini Dibagi sertifikat, selalu jawabannya 'Siap Pak'. Terus selalu saya minta 3.000 sertifikat, karena kalau di bawah 3 ribu saya enggak mau," ujarnya dengan tawa.

Dia pun mengatakan meminta tahun ini mencapai 15.000 sertifikat tanah untuk setiap daerah bisa terealisasi.

"Tahun ini saya ingin lebih, kasihlah 10.000 sampai 15.000 ribu sertifikat ke ke rakyat. Jadi semua senang. Artinya setiap daerah itu siap untuk menerima sertifikat," ucap dia.

Baca Juga: Jokowi: Seluruh Sertifikat Tanah Rampung Dibagikan 2025, Artinya Pegawai BPN Tidak Tidur

Menurutnya, adalah hal yang wajar bekerja dengan target. Pasalnya bila tak menggunakan target maka tak ada perhitungan yang jelas terkait realisasi sertifikat tanah ini.

"Tanpa target yang jelas, angka yang jelas, ini sertifikat tidak akan selesai. Saya diminta anggaran, ya saya kasih target," ucap dia.

Adapun target Kementerian ATR/BPN sendiri pada tahun 2023 seluruh tanah di Indonesia dapat tersertifikasi. Target ini ternyata melampaui dari permintaan Jokowi yakni pada tahun 2025.

Jokowi pun kembali dengan candanya mengancam Sofyan bahwa dirinya selalu mengingat target yang dinyatakan Menteri ATR ini, bahwa 2023 seluruh tanah di Indonesia tersertifikasi. 

"Saya minta ke Pak Menteri 2025 ini tanah bersertifikat semuanya. Tapi Pak Menteri bilang 2023 akan rampung. Saya catat Pak Menteri. Saya catat Alhamdulliah kalau lebih cepat," pungkasnya dengan tawa.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya