Jokowi ke Sofyan Djalil: Kalau Tak Capai Target, Tahu Sendiri Akibatnya

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Rabu 10 Januari 2018 19:50 WIB
Foto: Yohana/Okezone
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus memberikan perintah agar target program sertifikasi tanah gratis kepada masyarakat tercapai. Untuk tahun 2017 dia memberi target kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil sebanyak 5 juta bidang tanah untuk disertifikasi.

Jokowi pun berseloroh kepada Sofyan Djalil bila tak dapat mencapai target akan terkena reshuffle.

"Target yang saya berikan kepada Pak Menteri 2017 lalu bisa tercapai, karena janji dari pak menteri di awal-awal, targetnya 5 juta kalau enggak tercapai tahu sendiri (di-reshuffle)," selorohnya kepada Sofyan yang mengundang tawa 900 pejabat BPN yang hadir dalam Rakernas Kementerian ATR/BPN di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Baca Juga: Menteri ATR Beberkan 4 Kelompok yang Dapat Sertifikat Tanah

Dia pun kembali bercanda dengan meminta Sofyan untuk melakukan hal yang sama yakni mencopot pejabat BPN yang tak dapat memenuhi target sertifikasi tanah.

"Sama, Pak Menteri juga harus gitu, kan tiap daerah, BPN punya targetnya, yang enggak memenuhi, juga sama. Copot," ucapnya dengan tertawa.

Adapun pada tahun 2017 BPN telah melakukan pengukuran pada 5,2 juta bidang tanah yakni melampaui target sebanyak 5 juta bidang tanah. Kendati demikian, sebanyak 4,2 juta tanah yang terpenuhi memiliki sertifikat tanah. Pasalnya 1 juta bidang tanah lainnya masih terkendala sengketa ataupun pemilik tanah tak tinggal di wilayah yang dengan lokasi tanah berada. 

Baca Juga: Gara-Gara Sengketa, 1 Juta Kepemilikan Tanah Gagal Dapat Sertifikat di 2017

Sementara pada tahun 2018 ditargetkan sebanyak 7 juta sertifikat tanah bisa disalurkan kepada masyarakat. Menurut Jokowi, ini bukanlah hal sulit, terlebih menengok tahun sebelumnya di mana 5,2 juta bidang tanah dapat dilakukan pengukuran.

"Enggak perlu takut kalau kita bekerja dengan target, itu dikejar benar-benar sesuai target bukan sesuatu yang sulit, itu dibuktikan di tahun 2017. Di tahun 2018 harus lebih gampang, bisa lebih cepat," ujar dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku mengerti bahwa pejabat BPN telah bekerja keras untuk mencapai target.

"Saya tahu BPN itu kerja siang malam. Saya tahu, jangan pikir saya enggak tahu. Karena setiap saya kunjungan daerah, pasti yang saya telepon pertama pak menteri untuk minta sertifikat tanah di daerah itu," ujar juga kepada para pejabat BPN dari seluruh Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya