JAKARTA - Perekonomian Indonesia yang semakin baik mendorong daya beli yang terus tumbuh. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga di kuartal III 2017 sebesar 4,93%.
Pertumbuhan ini membuat pelaku usaha semakin semangat juga menjajakan produknya mulai dari kuliner, travel, dan lain sebagainya. Nah, di tengah perekonomian yang semakin baik, pengeluaran pun harus terkontrol. Jika diabaikan, sebesar apapun pendapatan Anda tentu tidak akan cukup.
Baca juga: Hindari Perintilan Bikin Boros, Mulai Menabung!
Perencana Keuangan Eko Endarto menyarankan, Anda harus mau membatasi diri saat ini. Kondisi keuangan memang baik, tapi godaan untuk jajan tidak penting menjadi tantangan di saat perekonomian semakin positif.
Pengeluaran kecil-kecil tentu tidak pernah dipikirkan oleh kita. Biasanya, hanya memikirkan jumlah yang besar. Oleh karena itu, untuk pengeluaran yang kecil harus dibuat anggaran tertentu.
"Kita tegas batasi uangnya. Misalnya sebulan sekian. Anggap pengeluaran terbatas sedangkan itu pengeluaran potensi tidak terbatas, jadi kita yang harus batasi dulu," tuturnya kepada Okezone.
Baca juga: Jangan Asal Investasi, Cari Tahu Dulu Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin!
Dia mencontohkan, dari pendapatan satu bulan, uang untuk tabungan berapa, membayar utang sekian, investasi sudah dipisahkan. Jadi, pendapatan sudah dikelompokan untuk ini dan itunya.
"Pembatasan itu mulai kita sisihkan untuk bayar utang, nabung berapa. Jangan lupa dibagi untuk hidup selama empat minggu berapa," ujarnya.
Baca juga: Resolusi Keuangan 2018 bagi si Pemboros, Ingatlah "Dosa Keuangan"
Eko mengimbau, Anda juga harus disiplin, jangan mudah tergoda untuk membeli barang-barang atau jajan yang tidak ada dalam perencanaan keuangan.
"Jadi batasi penggunaan dana untuk keinginan, fokus pada kebutuhan," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)