BPS: E-Commerce Tingkatkan Kualitas Data Konsumsi Rumah Tangga

Antara, Jurnalis
Kamis 15 Februari 2018 16:13 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, data penjualan dan nilai transaksi perdagangan secara elektronik (e-commerce) akan meningkatkan kualitas data konsumsi rumah tangga dan menjadi acuan pengembangan ekonomi digital.

Suhariyanto menjelaskan, data perdagangan dalam jaringan (online) sebenarnya telah tertangkap dalam data konsumsi rumah tangga yang sudah dihimpun lembaga tersebut.

 Baca juga: BPS Batal Rilis Data E-Commerce di Februari 2018, Apa Alasannya?

Pasalnya, semua barang yang diperdagangkan itu, baik produk dalam negeri maupun impor, sama-sama dibeli dan digunakan masyarakat Indonesia.

"Barangnya itu-itu saja. Cuma transaksinya kalau dulu semuanya offline, sekarang sebagian online. Survei e-commerce itu kita ingin memastikan lagi porsi dari online berapa," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Baca juga: Aturan E-Commerce Digodok 2 Kementerian

Suhariyanto menjelaskan, perekaman data e-commerce dipastikan tidak akan mengganggu dan mempengaruhi konsumsi karena sifatnya hanya menangkap data.

Dia juga menilai, perekaman data perlu dilakukan lebih teliti guna menyiapkan langkah antisipasi atas pergerakan sektor tersebut.

"Kita kan perlu pelajari what will happen in the future. Suatu saat apa betul semua akan pindah online? Tidak juga, tapi kita perlu antisipasi," katanya.

 Baca juga: Rudiantara: Jualan di Facebook dan Instagram Akan Diberi Keringanan

BPS melakukan perekaman data para pelaku perdagangan secara elektronik (e-commerce) agar dapat menjadi acuan pemerintah dalam mengambil keputusan terkait pengembangan ekonomi digital.

Pengumpulan data ini dilakukan mulai minggu I hingga II Januari 2018 dengan referensi waktu data yang dikumpulkan adalah triwulanan untuk periode 2015-2016 dan bulanan untuk periode 2017. Data tersebut rencananya akan dipublikasikan pada Februari 2018

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya