JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun ini segera dirampungkan, khususnya sebelum bulan Maret ini untuk yang 10 juta.
“Tahun depan, saya minta agar Rupiah yang diberikan kepada peserta PKH bisa paling tidak dua kali,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Hal ini dikatakan Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin 5 Maret 2018.
Baca juga: Mensos Sebut Penyaluran Bansos PKH dan BPNT di Indonesia Timur Terkendala Teknis
Sesuai hitungan Bappenas, menurut Presiden, 16% dari total pengeluaran rumah tangga. Namun dia meminta, agar bisa menjadi 20%. “Tolong itu dihitung sekali lagi agar betul-betul yang berkaitan dengan keluarga prasejahtera ini bisa kita tangani secepat-cepatnya,” ujar Presiden.
Dari perhitungan dengan Bappenas, Presiden menjelaskan, kalau sekarang anggaran PKH itu Rp50 triliun, maka hanya perlu tambahan Rp20 triliun. Jika ini dilakukan maka angka keluarga pra sejahtera bisa di bawah 9 persen.