Faisal Basri Soroti Pembentukan Holding BUMN Migas

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 16 Maret 2018 20:08 WIB
Foto: Faisal Basri (Giri/Okezone)
Share :

Caranya adalah dengan terus mencari cadangan dan menambah produksi dari lapangan minyak yang baru untuk diolah menjadi BBM demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga diharapkan defisit perdagangan migas Indonesia bisa surplus.

"BUMN tidak bisa dilakukan dengan pendekatan koorporasi semata tapi sebagai ujung tombak pembangunan. Jadi enggak usah mendorong jadi Fortune 500 itu bukan visi negara," jelasnya.

Selain itu, dengan adanya holding pemerintah juga tidak bisa lagi mengatur segala sesuatu yang terkait dengan bisnis PGN. Pasalnya, perusahaan tersebut sudah masuk kedalam saham Pertamina.

"Jadi nanti PGN anak usaha Pertamina bukan jadi BUMN. Oleh karena itu tidak bisa diberikan penugas. Dalam sebuah tivi pak Fajar (Deputi BUMN) bilang enggak pemerintah punya saham merah putih. Ternyata saham merah putih hanya untuk menentukan Direksi. Jadi kesimpulannya inkontitusional," tegasnya

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya