Komisi VII Khawatir Pertamina Jadi BUMN Merugi Akibat Premium dan Solar

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 19 Maret 2018 16:38 WIB
SPBU Milik Pertamina. (Foto: Okezone)
Share :

"Saya lihat Pak Ego (Dirjen Migas) jangan diam saja. Kalau ini tidak bisa, diajak bicara Kemenkeu kan Kementerian BUMN bagaimana stimulusnya. Kalau tidak Pertamina bisa rugi," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Pertamina Iskandar mengungkapkan, perseroan telah melakukan hitungan potensi loss revenue terhadap penetapan formula harga BBM jenis Premium dan Solar yang masih berlaku saat ini.

Baca Juga: Direktur Pertamina : Mestinya Harga Premium April-Juni Rp8.600/Liter

Jika mengacu harga dasar Premium sebesar Rp8.302 per liter plus 8% mestinya harga BBM RON 88 ini Rp8.600 per liter untuk April-Juni. Sedangkan kenyataannya masih di Rp6.450, sehingga ada selisih Rp2.150 per liter.

Sedangkan untuk Solar, Iskandar mengatakan, dengan subsidi tetap Rp500 per liter, formula 102.30 HIV plus Rp900 per liter, setelah dikurangi subsidi mestinya harga Solar Rp8.350 per liter, dengan demikian ada selisih Rp3.200 per liter.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya