JAKARTA - Dana pinjaman pembangun kereta cepat Jakarta-Bandung sepertinya tidak akan cair dalam bulan ini. Pasalnya China Development Bank (CDB) akan mencairkan dana pinjaman dengan syarat pembebasan lahan selesai dilakukan oleh Indonesia.
Seperti diketahui, salah satu yang menjadi kendala utama dalam pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah masalah pembebasan lahan. Sejak dideklarasikan pada tahun 2015 lalu pembebasan lahan untuk kereta cepat Jakarta Bandung masih sekitar 53%-54% dari total 148 kilometer (km).
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bintang Perbowo mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan penyelesaian pengadaan lahan meski tanpa dana pinjaman dari CDB.
"Kita tunggu saja nanti. Saya tidak mengerti kebijakan di sana (CDB). Kalau sudah mau dipenuhi, pasti dipenuhi. Tapi belum ada," ungkapnya di DPR, Rabu (21/3/2018).
Baca Juga : Pemerintah Upayakan JBIC Bisa Danai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya