JAKARTA - Rentetan toko offline pada ritel modern satu persatu mulai menutup tokonya di sepanjang tahun 2017. Banyak yang beranggapan jika tutupnya beberapa toko pada ritel disebabkan karena adanya shifting menuju online atau e-commerce.
Senior Associate Director of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan ada online shop tidak berpengaruh terhadap bisnis mal kelas atas. Pasalnya, mayoritas barang-barang yang dijual di toko online merupakan barang-barang khusus kelas menengah ke bawah.
Selain itu, stok barang yang tersedia di online shop juga reaktif terbatas. Hal tersebut justru berbanding terbalik dengan mal-mal kelas atas yang menyediakan barang-barang dengan berbagai pilihan yang tentunya tidak dijual di toko online.
"Jadi kalau dilihat disini terutama yang online shopping ini kalau mal kelas atas enggak akan berpengaruh. Karena yang beli online itu kalangan menengah kebawah. Jadi kalau highend itu tidak ke online shopping," ujarnya di Jakarta, Rabu (4/4/2018).
Baca Juga: BPS: Data E-Commerce Belum Lengkap