PANGKALPINANG - Menteri Pariwisata Arief Yahya hari ini mengunjungi kawasan pantai Pan Semujur di Desa Tanjung Gunung Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kunjungan menteri bukan tak lain diusulkan guna mengembangkan pantai Pan Semujur menjadi sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.
Arief mengungkapkan, kunjungannya ke Pantai Pan Semujur untuk mengetahui kelayakan untuk dikembangkan sebagai kawasan KEK.
"Jadi kawasan Pantai Pan Semujur ini kita tinjau untuk mengetahui apa saja keunggulannya, dikembangkan menjadi kawasan ekonomi khusus," ujarnya kepada awak media selepas meninjau Pantai Pan Semujur di Bangka Tengah, Jumat (13/4/2018).
Baca Juga: Aturan Ekspor Impor Kawasan Ekonomi Khusus Tak Perlu Izin Pemerintah Pusat
Dia menjelaskan, kriteria kawasan layak dikembangkan menjadi KEK harus memenuhi 14 syarat di antaranya lokasi tanah clear and clean alias tidak ada masalah, calon investor yang berinvestasi, tata ruang, insfrastruktur, dan lainnya.
Kata Arief, Babel sendiri sudah ada yang resmi menjadi KEK pariwisata yakni di Belitung, khususnya kawasan Tanjung Kelayang, wilayah tersebut sudah memenuhi 14 persyaratan agar bisa diusulkan menjadi KEK.
"Bangka Belitung memiliki cukup banyak destinasi wisata dan yang menjadi kawasan prioritas objek wisata atau salah satu ikon andalan Bumi Serumpun Sebalai ini ya keindahan lautnya," ungkap Menteri.
Baca Juga: Persiapan 100%, Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Asam Siap Diresmikan
Menurutnya, luas kawasan di sini sekira 385 hektare nanti dikembangkan lebih baik. Kalau sudah dibangun 10%, maka otomatis berikan kemudahan kepada para investor, nanti keuntungan yang didapat sekitar 90%.
"Pemerintah berkomitmen menggelontorkan dana bantuan sarana prasarana, infrastruktur untuk pengembangan KEK, jika sudah ditetapkan sebagai KEK. Kalau Bangka mau maju, harus punya KEK, kita doakan agar KEK Tanjung Gunung bisa direstui," imbuhnya.
Di sisi lain, Menteri juga melihat fasilitas di sini cukup memadai tinggal pengembangan saja. Pemerintah melalui KEK akan mempercepat pembangunan yang ditetapkan demi meningkatkan sektor pariwisata, sebab sektor ini diyakini akan menjadi devisa negara.
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menuturkan KEK Pariwisata Babel akan segera terwujud sebagai penunjang dalam target pariwisata Babel dan juga peningkatan perekonomian. Salah satu tempat wisata yang diajukan adalah Wisata Pan Semujur yang berkawasan di Tanjung Gunung dan Pantai Timur di Sungailiat, Kabupaten Bangka.
"Kawasan ini akan kita ajukan ke pemerintah pusat demi mewujudkan KEK, sehingga tempat wisata kita ini dapat di resmikan pemerintah pusat," harapnya yang didampingi Menteri Arief dalam peninjauan rencana KEK.
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8wMy8xLzExMDY2Ni8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>
Kata Gubernur, pariwisata harus di endorse dan ditingkatkan dengan kekayaan alam yang Babel miliki harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. "Kunjungan menteri dan dukungannya bukan tak lain mengajak seluruh masyarakat Babel bersama-sama memajukan pariwisata Babel. Saya optimis pariwisata Babel akan memajukan daerah kita," tukasnya seraya optimis.
Sementara CEO Pantai Pan Semujur Djohan Ridwan Hasan menambahkan, kedatangan pak Menteri tentunya dapat memicu semangat, dukungan dari pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk KEK sangat dibutuhkan.
"Maka itu KEK Tanjung Gunung juga akan dijadikan factory outlet makanan khas Babel yang berbahan baku ikan dari lautnya. Potensi hasil perikanan laut dapat diolah dan dikemas menjadi kuliner bagi wisatawan domestik maupun mancanegara seperti kerupuk, getas, empek-empek, otak-otak, kerupuk, getas, dan snack lainnya," pungkas Ketua GIPI Babel tersebut.
Diketahui dalam kunjungan Menpar RI ke Bangka, turut juga dihadiri Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, CEO Pantai Pan Semujur Djohan Ridwan Hasan, dan pejabat daerah lainnya.