"APBN mereka kan kalau nerima kan itu ada bea kan dari mereka, untuk kepentingan APBN mereka ini untuk nasional budget kalau kata mereka," tuturnya.
Secara peluang, Enggar belum mengetahui berapa besar ekspor akan meningkat. Yang jelas, saat ekspor sawit Indonesia bermasalah masuk ke Eropa, hal tersebut sudah berhasil diatasi.
"Ke Eropa kita dorong lagi dan ya kan kemarin naik 27%. Jadi ya terus kita dorong," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)