Tak Berhasil Temui Menteri Jonan, Serikat Pekerja Pertamina Tinggalkan 2 Pesan

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 20 Juli 2018 13:52 WIB
Demo Serikat Pekerja Pertamina (Foto: Taufik Fajar)
Share :

JAKARTA - Ribuan massa aksi Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), telah membubarkan diri dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, sebelum meninggalkan Gedung ESDM, serikat pekerja memberikan tuntutan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Presiden FSPPB Arie Gumilar menyatakan, tuntutan serikat pekerja kepada Menteri Jonan ada dua. Pertama tambahkan subsidi BBM atau naikkan harga BBM sesuai harga keekonomian.

"Kedua, batalkan Permen ESDM Nomor 23 Tahun 2018 yang tidak mencerminkan keberpihakan pada kepentingan rakyat," kata Arie kepada wartawan di depan Gedung ESDM, Gambir Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

Dia menjelaskan, terkait aksi demo di depan Gedung Kementerian BUMN dan ESDM itu, pihaknya mempunyai poin penting, seperti ribuan massa aksi, ingin menjaga kelangsungan bisnis perusahaan. Karena ada upaya-upaya pihak tertentu yang mencoba Pertamina menjadi rugi

"Sehingga ada potensi-potensi menutup kerugian Pertamina dengan cara-cara menjual aset, ini pelepasan-pelepasan aset yang dilakukan hanya untuk menutupi kerugian sebagai dampak kebijakan-kebijakan pemerintah seperti BBM satu harga dan penetapan harga BBM premium dan solar yang tidak naik sampai 2019," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya