Agenda keempat ini sempat diskors dua kali karena kondisi rapat yang tidak kondusif. Tidak hanya itu, agenda terakhir diwarnai walk out atau aksi keluar rapat oleh Direktur Utama TPS Food Joko Mogoginta. Sambil berteriak-teriak dengan emosi, Joko mengatakan, ada tekanan kepada Komisaris Utama Anton Apriyantono untuk mencabut tanda tangan di laporan tahunan perusahaan tahun buku 2017 oleh Komisaris Perseroan Jaka Prasetya.
Anton juga disebut mendapat paksaan dari Jaka Prasetya untuk memasukkan agenda pergantian direksi langsung oleh komisaris. Jaka Prasetya sendiri adalah perwakilan komisaris TPS Food dari perusahaan investasi Kohlbrg Kravis Roberts (KKR) yang menanamkan saham di TPS Food.
Anton pun memberikan solusi untuk agenda terakhir ini melalui voting. Hasil voting dicatat oleh pihak notaris. Selain hasil voting, notaris juga mencantumkan detail kejadian yang berlangsung selama rapat, termasuk walk out Direktur Utama Joko Mogoginta. Seluruh hasil voting dan catatan detail rapat diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Akhirnya itu divote, votenya juga tidak menentukan beberapa karena ada pemegang saham yang keluar dan itu harus dihitung lagi yang ada. Dan hasilnya kita sampaikan pada OJK dengan segala kondisi yang tadi untuk diputuskan di OJK," papar Anton.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)