JAKARTA - Bisnis parfum refill atau isi ulang parfum dapat menjadi alternatif jitu bagi Anda yang ingin kaya raya. Sebab, bisnis ini memiliki prospek cerah dan menjanjikan untung besar. Dengan bisnis wewangian ini, maka keuntungannya pun sangat wangi.
Umumnya, sasaran dari bisnis ini adalah kalangan menengah atas, sehingga semakin menjadikan bisnis ini sangat prospektif. Untuk jelasnya, berikut adalah analisis perhitungan biaya dan keuntungannya yang dilansir dari buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016:
1. Modal Investasi Awal
a. Etalase kaca Rp3.000.000
b. Deposit menjadi agen Rp10.000.000
c. Meja dan kursi Rp300.000
d. Kalkulator Rp50.000
e. 100 bibit parfum Rp3.000.000
f. Botol parfum Rp300.000
g. Alkohol Rp100.000
Total Rp16.750.000
2. Biaya Operasional Bulanan
a. Gaji karyawan 2 orang Rp2.000.000
b. Perlengkapan Rp1.000.000
c. Listrik, telepon, dan transportasi Rp500.000
d. Lain-lain Rp100.000
Total Rp3.600.000
3. Asumsi Pendapatan per Bulan
a. Pendapatan
= asumsi omzet perhari Rp200.000
= Rp200.000 x 30hari
= Rp6.000.000
b. Keuntungan
= pendapatan – biaya operasional bulanan
= Rp6000.000 – Rp3.600.000
= Rp2.400.000
(Kurniasih Miftakhul Jannah)