“Sedih tentunya karena itu artinya akan berpengaruh pada bertambahnya anggota klub. Tetapi sekali lagi saya tekankan kepentingan nasional harus di dahulukan dari kepentingan pribadi ataupun klub dan golongan,” katanya.
Sebelumnya saat acara Business Lunch di Jakarta, JK mengemukakan penghentian impor mobil-mobil mewah bertujuan menjaga neraca perdagangan Indonesia. JK memandang langkah itu dapat menekan tingginya impor dibanding ekspor nasional, sehingga berujung pada surplusnya neraca perdagangan Indonesia.
“Ini akan di klasifikasikan untuk mengurangi impornya, saya malah mengusulkan sudah kita hentikan impor mobil yang di atas 3.000 cc,” ujarnya.
(Mula Akmal)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)