JAKARTA - Krisis keuangan di Turki disinyalir sebagai pemicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini. Akibat krisis, mata uang Turki, Lira jatuh terhadap Dolar AS hingga ke posisi 6,65 per USD pada pukul 13.00 sebagaimana dilansir dari Bloomberg.
Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan, terpukulnya Lira, ikut berimbas kepada kondisi pasar.
"Pelemahan indeks lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni krisis finansial Turki yang timbul akibat penerapan kenaikan tarif baja dan aluminium dari Turki, serta tidak adanya langkah preventif dari otoritas Turki, menyebabkan terjadinya depresiasi Lira yang begitu signifikan terhadap dolar AS," kata Nafan saat dihubungi Okezone, Senin (13/8/2018).
Krisis Lira juga mengakibatkan Rupiah terdepresiasi cukup dalam hingga menembus level Rp14.600 per USD. Tak anyal, kondisi Rupiah cukup menimbulkan kekhawatiran di pasar modal yang ditandai dengan anjloknya IHSG.