JAKARTA – Ketua Pelaksana pertemuan tahunan IMF – Bank Dunia Susiwijono Moegiarso menegaskan belum ada rencana memindahkan lokasi pertemuan internasional IMF-World Bank yang telah ditetapkan di Nusa Dua, Bali ke daerah lain. Penegasan disampaikan menyusul terjadinya gempa beruntun di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang guncangannya hingga ke Bali dalam beberapa minggu terakhir.
Gempa susulan terakhir terjadi pada Minggu malam (19/8) di Lombok Timur, NTB dinilai cukup besar karena berkekuatan magnitudo mencapai 6,9 skala richter. Gempa tersebut guncangannya hingga terasa ke Bali. “Yang jelas, tidak ada rencana memindahkan lokasi acara,” tegas Susiwijono di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.
Panitia telah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sejauh ini, para ahli memperkirakan lokasi gempa susulan mengarah ke arah timur Lombok. “Nanti ada beberapa ahli dalam minggu ini kita akan pastikan posisinya seperti apa. Kalau sesuai perkiraan kan gesernya ke timur tidak ke barat,” ujarnya.
Selain gempa, panitia juga berkoordinasi mengenai perkembangan Gunung Agung di Bali yang beberapa bulan sempat memuntahkan awan panas hingga puluhan radius kilometer. Susiwijono mengatakan seandainya ada perubahan, tidak subtansif.