nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Hibahkan Laptop dan Printer Bekas Pertemuan IMF-World Bank untuk Instansi Pendidikan

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 25 Oktober 2018 14:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 25 20 1968863 sri-mulyani-hibahkan-laptop-dan-printer-bekas-pertemuan-imf-world-bank-untuk-instansi-pendidikan-ZkulXGkxlu.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan penyerahan hibah perangkat IT berupa 500 unit laptop dan 300 unit printer kepada Pemerintah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kabupaten Banyuwangi. Hal ini dilakukan sesuai amanat Presiden RI agar penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG tahun 2018 memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 1.000 Pohon Gaharu Jadi Kenangan dari Pertemuan IMF-World Bank 2018

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Keuangan (Menkeu) kepada Gubernur Bali, Bupati Bayuwangi, dan perwakilan Provinsi NTB (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB) di Gedung Keuangan Negara I Denpasar, Bali.

Secara rinci, sebanyak 200 unit laptop dan 125 unit printer dihibahkan kepada instansi pendidikan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali; 200 unit laptop dan 125 unit printer dihibahkan kepada instansi pendidikan di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB; dan 100 unit laptop dan 50 unit printer dihibahkan kepada instansi pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Laptop dan Printer tersebut adalah barang yang baru digunakan selama satu bulan dalam penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 oleh para staf IMF/WB, Panitia Nasional maupun delegasi.

Penutupan Pertemuan Tahunan IMF-WB Group 

Penyerahan hibah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Pusat bagi pengembangan dunia pendidikan di daerah sekitar pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018. Menurut Menkeu, keputusan ini sudah mempertimbangkan Inspektorat Jenderal dan Badan Pemeriksa Keuangan serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun proses administrasi hibah telah dilaksanakan dengan berpedoman dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pemindahtanganan Barang Milik Negara dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Baca Juga: Kilas Balik Annual Meeting IMF-Word Bank 2018: Games of Thrones hingga Fintech

"Saya berharap, barang-barang tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kelancaran proses belajar mengajar di tiga daerah tersebut, karena pendidikan adalah bagian dari upaya Indonesia meningkatkan daya saing bangsa dan mewujudkan Indonesia sejahtera secara inklusif," ujar Menkeu dalam keterangannya, Kamis (25/10/2018).

Memanfaatkan momentum Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, Pemerintah Daerah diharapkan dapat menyalurkan hibah kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan, khususnya dalam rangka pemulihan pendidikan pasca bencana atau peningkatan kapasitas sekolah-sekolah di daerah terpencil.

Penutupan Pertemuan Tahunan IMF-WB Group

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini