4. Indonesia-Vietnam Sepakat Tingkatkan Kerjasama Bidang Perdagangan
Pemerintah Indonesia dan Vietnam berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang. Salah satunya kerjasama di bidang perdagangan lantaran adanya tren yang meningkat di antara kedua negara.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, potensi perdagangan Indonesia-Vietnam harus terus digali demi kemajuan kedua negara yang terletak di Asia Tenggara ini.
"Dalam tiga tahun belakangan ini tren perdagangan kita cukup baik dan mencapai nilai USD6,8 miliar. Kita ingin nantinya pada tahun 2020 perdagangan kita bisa mencapai USD10 miliar," ujarnya.
Salah satu upaya yang hendak dilakukan kedua negara ialah menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan yang saat ini masih terjadi. Termasuk ekspor produk otomotif Indonesia.
5. Presiden Jokowi Hadiri Peresmian Go-Jek di Vietnam, Go-Viet
Presiden Joko Widodo menghadiri peluncuran Go-Viet di Hotel Melia, Hanoi, Vietnam, pada Rabu, 12 September 2018. Go-Viet merupakan produk aplikasi penyedia jasa transportasi di Vietnam yang berkolaborasi dengan Go-Jek Indonesia.
"Go-Viet dikembangkan khusus untuk Vietnam. Go-Viet bertujuan bukan saja untuk memudahkan pengguna di Vietnam, tapi juga meningkatkan kesejahteraan p Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan terus mendukung masuknya teknologi yang berasal dari Indonesia ke berbagai negara tetangga. ara mitra," ujar Nadiem.
6. Jokowi Tawarkan Paket Lengkap Kereta ke Sri Lanka
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan kerja sama ‘Paket Lengkap’ kepada Sri Lanka untuk membangun fasilitas dan infrastruktur perkeretaapian di negara tersebut.
“Indonesia juga menawarkan bentuk kerja sama paket lengkap, termasuk pembelian fasilitas dan infrastruktur kereta seperti rel, stasiun, depot, dan sistem persinyalan,” kata Presiden Jokowi.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menegaskan, komitmen Indonesia dalam mendukung pembangunan di Sri Lanka. Dalam bidang konektivitas misalnya, Presiden mencatat ketertarikan Sri Lanka untuk membeli 60 gerbong kereta dari PT INKA.
Selain kereta, Presiden juga mengatakan bahwa Indonesia, melalui PT WIKA juga tertarik berpartisipasi dalam proyek pembangunan jembatan baja di Sri Lanka.
(Dani Jumadil Akhir)