Ternyata, Mark Zuckerberg Tak Pernah Bekerja Selain di Facebook

Rafida Ulfa, Jurnalis
Senin 17 September 2018 16:06 WIB
Foto: Reuters
Share :

JAKARTA – CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata tidak pernah bekerja selain di perusahaan yang membesarkan namanya saat ini, yakni Facebook.

Hal ini diungkapkan oleh COO Facebook Sheryl Sanderg. Dia mengatakan bahwa Mark Zuckerberg tidak memiliki pengalaman berkarier atau menjadi pemimpin perusahaan. Dia hanya memiliki satu pengalaman yakni di Facebook.

Dilansir oleh Okezone dari Business Insider, Senin (17/9/2018), Zuckerberg berusia 34 tahun, dia menemukan Facebook ketika dia kuliah. Zuckerberg mendesain seluruh perusahaan agar cocok dengan preferensi uniknya.

 

Meskipun Zuckerberg adalah contoh pemimpin yang tidak biasa, namun ini menimbulkan pertanyaan tentang keuntungan dan kerugian membangun karier di satu tempat.

Business Insider lalu meminta dua pakar tempat kerja untuk menanyakan pendapat mereka, meskipun mereka tidak dapat berkomentar tentang Zuckerberg secara khusus karena mereka tidak mengenalnya secara pribadi.

Pemimpin harus mengelilingi diri dengan orang-orang yang memiliki perspektif berbeda

 

Jeime Klein, seorang pemilik dari Inspire Human Resources, menyebutkan beberapa keuntungan dalam pemimpin jangka panjang, termasuk pengetahuan institusional dan stabilitas budaya. Klein mengamati bahwa ketika organisasi mengalami transisi dalam kepemimpinan, ada waktu di mana orang-orang tidak produktif.

Klein menambahkan bahwa kerugian memiliki pemimpin jangka panjang adalah “Anda tidak perlu mendatangkan ide-ide baru.” Kita cenderung mengelilingi diri kita dengan orang-orang luar biasa yang mengingatkan kita akan diri luar biasa yang kita miliki,” kata Klein, sebagai seseorang dengan perspektif yang berbeda.

Salah satu solusi potensial, menurut Klein dan Erica Keswin, yang merupakan ahli strategi tempat kerja, mengatakan bahwa, bagi para CEO untuk mengelilingi diri mereka dengan para pemimpin yang memiliki latar belakang yang lebih beragam. Itulah yang tampaknya dilakukan oleh Zuckerberg dalam merekrut Sandberg, yang berasal dari Google dan memiliki pengalaman dari pemerintah.

 Keswin memiliki arti lain untuk para CEO dan pendiri jangka panjang: Bergabunglah dengan organisasi dengan orang-orang dalam posisi kepemimpinan besar dari perusahaan lain. Dengan cara itu, mereka bisa mendapatkan umpan balik yang tepat tentang kinerja mereka dan bagaimana cara para pemimpin lain mengatasi tantangan serupa.

Individu dapat lebih berguna jika berpindah-pindah dari perusahaan ke perusahaan lain.

Sebagai orang yang bukan dari posisi pemimpin besar, Keswin memiliki tips yang sama, yaitu: Carilah peluang untuk bekerja di seluruh organisasi sehingga Anda terus belajar dan berkembang. Itu mungkin berarti menjadi sukarelawan untuk proyek sampingan di departemen lain

“Anda menjadi lebih bernilai dalam bisnis itu karena Anda dapat menghubungkan titik-titik,” kata Keswin.

Klein berpandangan bahwa berpindah-pindah organisasi dapat bermanfaat bagi pekerja individual, khususnya karena mereka membangun kemampuan yang berbeda dalam satu waktu. “Kebanyakan dapat membantu orang, jika mereka dapat merasakan seperti mereka tidak dapat menggapai karier potensialnya,” untuk berpindah perusahaan, katanya.

Hal ini juga sangat berguna untuk bekerja di kepemimpinan yang baru, “dengan ide yang baru, bimbingan teknik yang baru, dan cara baru untuk membangun orang itu.”

Sering kali, keputusan untuk berganti perusahaan datang karena institusi daripada logika. Seperti Klein berkata, "Semua orang tahu jauh di dalam jiwa mereka ketika saatnya untuk pergi."

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya