JAKARTA - PT Arkadia Digital Media Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham perseroan dicatatkan dengan kode DIGI sebagai perusahaan ke-37 yang melantai di bursa tahun 2018.
Perusahaan yang bergerak di industri media ini kaleng melepas sebanyak 150.000.000 saham ke pasar dengan harga penawaran perdana yaitu Rp200 per lembar. Dengan demikian DIGI mampu meraih dana sebesar Rp30 miliar.
Pada pembukaan perdagangan, saham DIGI melonjak naik 140 poin atau 70% ke level Rp340 per lembar saham dari harga pembukaan Rp200. Saham DIGI ditransaksikan sebanyak 1 kali dengan volume sebanyak 1 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp34.000.
Komisaris Utama Arkadia Digital Media Stephen Sulistyo nenyatakan, nantinya dana ini digunakan untuk pembelian infrastruktur dan hardware sebanyak 43%, untuk platform dan pengembangan software sebanyak 53%, dan untuk modal kerja sebesar 13%.
"Terima kasih yang sudah mendukung IPO ini. Kreativitas tanpa batas dan banyaknya agenda pengembangan yang akan dilakukan Perseroan, membuat kami yakin masa depan bisnis media digital ini sangat menjanjikan," katanya dalam pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (18/9/2018).
Dalam pencatatan kali ini, perseroan menunjuk PT Danatama Makmur sebagai lead underwriter atau penjamin pelaksana emisi efek. Untuk diketahui, perusahaan ini memiliki tiga anak usaha yakni PT Arkadia Media Nusantara (AMN), PT Mata Media Nusantara (MMN), PT Integra Archipelago Media (IAM).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)