JAKARTA – Tanaman kangkung tidak pilih-pilih tempat untuk hidup. Kalau dulu petani tradisional memungut tanaman ini dari perairan sungai atau rawa-rawa, sekarang di darat pun kangkung tetap tumbuh.
Budi daya kangkung darat tidak memerlukan lahan yang luas, cukup di lahan 100 m2 kangkung darat dapat di tanam. Kangkung darat juga lebih disukai ketimbang kangkung air karena rasanya yang renyah dan tidak terlalu keras. Tanaman ini juga dapat dipanen cepat, 25-30 hari.
Keuntungan berbisnis kangkung darat ini makin besar kalau kangkung ditanam secara organik yang hemat biaya produksi. Berikut analisis budi daya kangkung darat seperti dilansir buku 31 Inspirasi Bisnis di Masa Krisis karya Tim Flona:
Periode: 25 Hari
1. Modal Awal