JAKARTA - Penjualan kondominium (apartemen) pada kuartal III-2018 cukup moncer. Tak terkecuali penjualan apartemen di wilayah DKI Jakarta yang merupakan pusat bisnis Indonesia.
Head of Research JLL Indonesia James Taylor mengatakan, hingga kuartal III-2018 sekitar 62.513 unit apartemen di Jakarta terjual. Jika dipresentasekan, 64% apartemen terjual dari stok unit yang tersedia saat ini.
Baca Juga: 1.000 Unit Apartemen Terjual Sepanjang Kuartal III-2018
Adapun total units yang tersedia hingga kuartal III-2018 ini sekitar 97.996 unit. Jumlah ini sudah termasuk tambahan unit baru di kuartal III-2018 yang mencapai 2.524 unit.
"Terdapat 152 proyek kondominium dengan total unit yang dipasarkan kurang lebih 98 ribu unit dengan 64% di antaranya telah terjual," ujarnya saat ditemui di Kantor JLL Indonesia, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
James menambahkan, dari total kondominium yang terjual didominasi oleh apartemennya dengan type studio. Type studio sendiri merupakan apartemen yang memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Sedangkan jika sesuai harga, type apartemen yang terjual ini beragam. Namun yang paling laku terjual adalah apartemen dengan harga maksimal Rp1 miliar per unit.
"Beberapa hal yang menarik pembeli kondominium di sekitar Jakarta adalah produk dengan harga maksimal Rp1 miliar dengan tipe unit studio hingga 2 kamar," jelasnya.
Baca Juga: Bangun Apartemen dan Hotel Nayumi Group Investasi Rp370 Miliar
Selain itu lanjut James, apartemen yang banyak diminati oleh pembeli di Jakarta juga merupakan kondominium yang berkonsep kan Transit Oriented Development. Jenis kondominium TOD sendiri merupakan apartemen yang letaknya dekat dengan transportasi publik seperti Masa Rapid Transit (MRT) atau Light Rail Transit (LRT).
"(Kondominium yang banyak diminati) dibangun oleh pengembang ternama, memiliki aksesbilitas yang baik atau kemudahan mencapai transportasi publik, fasilitas yang lengkap dan kualitas bangunan yang baik," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)