“Kalau tidak terkoneksi, ya sia-sia itu Rp38 miliar (anggaran pembangunan skybridge ),” ujar Irwandi.
Menurut dia, tujuan pembangunan skybridge agar pengguna kereta yang keluar dari stasiun tidak menumpuk di Jalan Jatibaru Raya dan bisa langsung menuju pasar Blok G dan F sehingga pedagang kaki lima (PKL) dan angkot yang selama ini menyebabkan kemacetan tidak terjadi lagi di Jatibaru.
Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoori C Pinontoan mengatakan, skybridge harus terkoneksi dengan stasiun karena jembatan itu untuk kepentingan masyarakat. Dia berharap wali Kota Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Perhubungan setempat dapat menyelesaikan masalah tersebut.
Baca Juga: Akhir Oktober 446 Pedagang Kaki Lima Tempati Skybridge
Pengerjaan saat ini fokus pembuatan jalur (ramp) turun-naik yang jumlahnya sebanyak empat unit. Dalam proses pembangunan ramp banyak tantangan yang harus dihadapi seperti utilitas bawah tanah kabel dan pipa. Jangan sampai peristiwa bocor nya pipa milik PAM Jaya saat awal pengerjaan terulang kembali.