Mengintip Stasiun MRT Jakarta yang Akan Beroperasi Maret 2019

Giri Hartomo, Jurnalis
Kamis 29 November 2018 14:27 WIB
Foto: Stasiun MRT Jakarta (Giri/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pembangunan proyek kereta Mass Rapid Transit (MRT) fase I yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI terus menunjukkan progres yang signifikan.

Tiga bulan menjelang pengoperasiannya, pengerjaan proyek kereta MRT Jakarta sudah mencapai 97,52%.

 

Dari pantauan Okezone saat menelusuri Stasiun MRT Dukuh Atas, terlihat pedestrian sudah tertata rapi. Bunga-bunga di sekitar pintu masuk sudah mulai tumbuh.

 Baca Juga: Beroperasi Maret 2019, Proyek MRT Fase I Sisa 2,5% Lagi

Meskipun masih terdapat peralatan pengerjaan di sekitaran Stasiun, namun tidak menghilangkan sisi keindahan dari Stasiun MRT Dukuh Atas itu sendiri. Seperti diketahui, Stasiun Dukuh Atas sendiri terletak berdampingan dengan Stasiun Bandara BNI City dan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Dukuh Atas.

Setelah itu, Okezone berkesempatan untuk masuk ke Stasiun MRT Dukuh Atas. Untuk tangga turun menuju stasiun, terlihat sudah rampung dan rapi.

Hanya saja, dinding-dinding tangganya belum dirapikan sebab masih dilapisi alumunium composite panel. Selain itu, eskalator yang berada di samping tangga juga masih belum berfungsi meskipun sudah dipasang.

 

Ketika masuk ke dalam stasiun, tim Okezone langsung disambut oleh hembusan air conditioner (AC) yang menyejukan. Memang, baru-baru ini PT MRT Jakarta baru saja memasang AC di dalam stasiunnya sehingga tidak lagi gerah ketika berada di dalam.

"Kalau kita bisa rasakan sekarang di dalam stasiun kita sudah tidak lagi merasa gerah. Karena kebetulan kita baru memasang AC di dalamnya," ujar Direktur Utama MRT Jakarta William P Sabandar di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

 Baca Juga: Pengalaman Presiden Jokowi Naik Kereta MRT Jakarta

Ketika berjalan lebih dalam lagi, masih terdapat beberapa alat-alat proyek untuk pembangunan. Maklum saja, di dalam stasiun pengerjaannya masih belum rampung seluruhnya.

Pasalnya, di dinding-dinding stasiun juga masih dilapisi aluminium yang masih memiliki stiker. Selain itu, meskipun sudah terpasang gate masuk untuk tap, namun gate tersebut masih belum bisa difungsikan.

 

Sebagai informasi, di dalam stasiun tersebut nantinya akan ada beberapa fasilitas layanan yang memanjakan para penggunanya. Seperti nantinya akan ada tenant Food and Beverages (F&B), fashion, hingga ATM Center.

Setelah puas berkeliling, tim Okezone kemudian berkesempatan untuk turun kembali ke peron kereta yang berada di dalam tanah. Di dalam peron tersebut hanya dikhususkan bagi para penumpang yang sudah siap untuk berangkat dengan menggunakan kereta.

Sehingga di tingkat tiga tersebut nantinya tidak akan ada beberapa fasilitas layanan seperti coffee shop dan sebagainya. Untuk turun menuju peron, para pengunjung nantinya akan disediakan tangga, eskalator dan lift untuk penyandang disabilitas.

Di peron kereta terlihat sudah terpasang keberangkatan kereta lengkap dengan jam tibanya. Selain itu, berbeda dengan KRL, tempat menunggu untuk naik ke kereta juga terlihat sudah digarisi.

Tujuannya adalah agar para penumpang yang naik maupun turun bisa tertib. Tidak adalagi penumpang yang saling mendahului untuk masuk ke kereta karena nantinya akan disediakan peron khusus untuk mengantre.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya