Selanjutnya manfaat dari bendungan ini dapat mengurangi debit banjir sebesar 255 M³/detik, Selain sebagai sumber air irigasi, Bendungan Tapin juga akan menjadi sumber air baku 0,50 M³/detik, dan dapat menghasilkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 3,30 megawatt (mw).
Melihat progres proyek saat ini telah berjalan 76% yang meliputi pengerjaan saddle dam, outlet terowongan pengelak, main dam, dan spillway.
Untuk selanjutnya, bendungan ini mulai ditargetkan beroperasi pada 2019.
(Feby Novalius)