Indonesia Ekspor 700 Ton Baja ke Australia dan Sri Lanka

Koran SINDO, Jurnalis
Jum'at 01 Februari 2019 11:07 WIB
Pelabuhan. Foto: Shutterstock
Share :

CEO Gunung Raja Paksi Alouisius Maseimilian mengungkapkan, perseroan optimistis kinerja perusahaan bisa te rus meningkat terutama didukung dengan akan beroperasinya fasilitas blast furnacepada semester II/2019. Dengan fasilitas terbaru ini, perusahaan memiliki kemampuan meningkatkan kapasitas produksi bahan baku utama berupa slab yang dihasilkan dari penyerapan sumber bijih besi lokal dan mengurangi biaya produksi.

”Fasilitas ini merupakan upaya perusahaan agar mampu memenuhi kebutuhan baja nasional yang terus meningkat setiap tahunnya, serta membuka peluang penjualan lebih banyak lagi di mancanegara. Peningkatan kemampuan tersebut tentu berkat dukungan pemerintah, terutama Kemendag, yang membantu mengatasi hambatan perdagangan ekspor melalui berbagai regulasi,” katanya. Enggar mengatakan, pelaku usaha seperti PT Gunung Raja Paksi merupakan mitra penting pemerintah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Hal ini khususnya sebagai mitra yang mendukung kebijakan perdagangan luar negeri di sektor riil yang terus bergerak mendorong ekspor. Berbagai upaya Kemendag dalam meningkatkan daya saing dan pangsa pasar ekspor produk Indonesia, yaitu diversifikasi pasar dengan membidik pasar nontradisional, seperti Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, Eurasia, dan Amerika Latin.

(Heru Febrianto)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya