“Sekali panen saya terima bersih sekitar Rp 7 juta. Saya punya lahan 6 ha. Setahun tanam dua kali,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (2/2/2019)
"Siapa saja yang membutuhkan jagung, bisa datang ke lahan saya," tambah Thomas menawarkan.
Walaupun harga jagung cukup baik, Thomas berharap adanya bantuan pemerintah pusat berupa mesin pengering jagung, agar bisa membantu menurunkan kadar air.
"Disini belum ada dryer, makanya kami masih kesulitan menekan kadar air hasil panen sampai 16-17 persen. Padahal di desa ini ada luasan panen 1.200 ha," tambah Thomas berharap.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultra dan Perkebunan Kab Tanah Laut, Ahmad Mustadi pada kunjungannya ke Desa Tajau Pecah, Kalsel, Jumat (1/2) menyampaikan prakiraan luas panen jagung di Kabupaten Tanah Laut khusus di minggu keempat Januari sekitar 331 ha dengan produksi pipilan 2.015 ton pipilan kering (PK).