Usai Pilpres, Maybank Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun

, Jurnalis
Selasa 19 Februari 2019 12:06 WIB
Foto: Istimewa
Share :

Diketahui, kuartal I 2018 lalu kredit Maybank Indonesia hanya bertumbuh hampir 4%.”Kalau consumer spending tidak bergerak pasti tidak akan ada peningkatan obligasi karena tidak ada peningkatan kredit. Secara garis besar, kalau pertumbuhan kredit di semester I year-on-year (YoY) bisa mencapai 8%-9% kita pasti akan kembali ke pasar di semester II," kata Thila.

Baca Juga: Maybank Bagikan Imbal Hasil Rp5,15 Miliar

Di semester I, pihaknya juga masih akan melihat situasi politik. Sehingga, Maybank Indonesia cenderung akan wait and see dulu. Penerbitan obligasi diharapkan bisa dilakukan pada September-Oktober.Pada 2018. Maybank Indonesia mencatatkan laba sebelum pajak dan PATAMI tumbuh 20,5% dan 21,6% masing-masing menjadi sebesar Rp3,03 triliun dan Rp2,19 triliun. Hal itu didukung pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 5,2% dan penurunan biaya pencadangan sebesar 38,6%.

Pertumbuhan kredit di 2018 tercatat sebesar 6,3%. Non-performing loan (NPL) gross tercatat sebesar 2,59% per Desember 2018. Sementara, dana pihak ketiga (DPK) mengalami penurunan sebesar 3,7% menjadi sebesar Rp116,8 triliun akibat likuiditas mengetat di sepanjang 2018.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya