"Yang beda presidennya, presiden sekarang ini memberi instruksi perintahnya jelas. Segera selesaikan," ucapnya.
Baca Juga: Perjanjian Kerjasama RI-Pakistan Didasarkan Perpres
Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu mengatakan, pengaktifan kembali kerja sama karena kedua belah pihak melihat adanya potensi yang besar. Dia mencontohkan, perusahaan Korsel seperti Lotte dan Hyundai dikabarkan ingin gencar berinvestasi di Indonesia.
"Sama negara-negara lain saja kita buka, kenapa Korea tidak?" ujar dia. (iNews.id)
(Dani Jumadil Akhir)