JAKARTA – Indeks dolar AS melemah pada perdagangan 22 Februari 2019. Kurs dolar AS lesu karena pasar terus mencerna data negatif AS dan investor mendukung perdagangan global.
Optimisme perdagangan terus menopang sentimen risk-on investor, karena mereka menyaksikan konsultasi ekonomi dan perdagangan minggu ini antara China dan Amerika Serikat.
Dolar Australia secara luas dipandang sebagai barometer mood risiko global, yang naik menjadi USD0,7133 dari USD0,7080 pada Jumat, dilansir Xinhua, Sabtu (23/2/2019).
Baca Juga: Indeks Dolar Menguat, Investor Pantau Ekonomi Eropa