RI-Prancis Jalin Kerjasama Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

Retno Tri Wardani, Jurnalis
Sabtu 23 Februari 2019 17:05 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

“JWGM II ini akan membahas progres dari masing-masing Working Group (WG) termasuk kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan di lapangan. Dengan fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur, tentunya kerjasama ini harus diarahkan untuk menunjang tugas-tugas Kementerian PUPR tersebut”, jelas Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti dilansir dari laman Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

Sekretaris Jenderal PUPR Anita Firmanti dalam pertemuan tersebut didampingi oleh Kepala Pusat Perencanaan Infrastruktur, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Bobby Prabowo, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Muhamad Arsyad, dan Direktur Pengembangan Permukiman, Direktorat Jederal Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat.

Dalam WG satu membahas mengenai perencanaan perkotaan di antaranya rencana kerjasama dalam perencanaan dua kawasan yakni Borobudur di Yogyakarta dan Kawasan Ekonomi Khusus Mamminasata (Makasar, Maros, Sangguminasa, dan Takalar) di Sulawesi Selatan.

Dalam bahasan WG dua mengenai permukiman perkotaan, kedua delegasi membahas penataan kawasan kumuh perkotaan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang akan dikembangkan Ecodistrict di Indonesia. Kesepakatan yang dicapai adalah segera dilakukan Feasibility Studi (FS) untuk pengembangan Eco District di Semarang, Wonosobo, dan Yogyakarta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya