JAKARTA - Pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata akan banyak berimbas ke sektor lain seperti industri jasa boga yang sebagian besar adalah pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
"Industri jasa boga akan berkembang juga jika industri pariwisata tumbuh. Lebih spesifik lagi adalah kuliner tradisional di mana para turis domestik dan mancanegara, dipastikan akan tertarik dengan kuliner tradisional," kata Menkop dan UKM Puspayoga, dalam keterangan tertulisnya, saat memberikan sambutan pada Munas ke-3 Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) di Jakarta, Minggu (24/2/2019).
Menurut Puspayoga, APJI memiliki peranan penting dalam memperkaya khasanah kuliner tradisional Indonesia serta sebagai wadah para pengusaha jasa boga dalam mengembangkan kuliner otentik Indonesia.
Baca Juga: Kurangi Ketergantungan Impor, Industri Komponen dan Bahan Baku Diberikan Insentif
Keberadaan APJI juga dinilai strategis dalam meningkatkan daya saing kuliner di tanah air serta mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia baik di dalam dan luar negeri.
Sementara itu, dalam sidang pleno ke-4 APJI dengan agenda ‘Memilih Ketua Umum APJI’ periode 2019-2024, memutuskan pemilihan pengurus baru secara aklamasi Rahayu Setiowati kembali menjabat Ketua Umum APJI yang juga pemilik Topas Ayu Catering.
Wakil Seketaris Jenderal APJI, Atik menjelaskan, dalam proses memang ada dinamika yang cukup fluktuatif. Tadinya hanya ada dua calon bakal ketua umum (Caketum), tapi ada salah satu proses penetapan yang tidak sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART) APJI, karena adanya prosedur dalam pemilihan
Hal inilah yang membuat Caketum Rahayu Setiowati memilih tidak melanjutkan sidang pleno, dan masih dalam skoring.
Baca Juga: Menperin: Indonesia Sudah Siap Era Industri 4.0
“Jadi ada dua kesalahan, pertama SC (Steering Commite) menentukan Caketum yang sah, dan kedua berita acara sudah ditanda tangani pemimpin sidang,” ujar Atik.
Adapun Susunan Dewan Pengurus Pusat APJI 2019-2024 adalah sebagai berikut :
Ketua Umum : Rahayu Setiowati
Seketaris Jenderal : Diana Dewi
Wakil Seketaris Jenderal : Atik
Bendahara Umum : Tasyha Ayu Sasikirana
Wakil Bendahara : Umi F Bakir
Bidang Organisasi : Rudy Harsono
Bidang Humas : Jimi Sendug
(Feby Novalius)