JAKARTA - Pemerintah memberikan insentif untuk industri komponen dan bahan baku supaya meningkatkan daya saing dan menekan tren peningkatan impor.
Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto mengakui, industri elektronika nasional masih tergantung dengan bahan baku dan komponen impor. Hingga kini, industri bahan baku dan komponen elektronik belum berkembang.
Negara asal impor produk elektronika kita terbesar berasal dari Tiongkok, disusul Singapura, Jepang, Thailand dan Korea.
Dikatakan, untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi impor, pemerintah memberikan insentif untuk mendorong tumbuhnya industri komponen yang strategis.
“Insentif perpajakan yang ditawarkan kepada investor, antara lain tax holiday dan tax allowance,” ujarnya di Jakarta, Kamis (21/2/2019).