Hutama Karya Ditugasi Garap Jalan Tol Lubuk Linggau-Bengkulu

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 13 Maret 2019 20:01 WIB
Ilustrasi: Foto Okezone
Share :

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera membangun jalan tol Lubuk Linggau-Bungkulu. Nantinya pemerintah akan memberikan penugasan kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk membangun jalan tol sepanjang 95 km.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk tol Bengkulu-Lubuk Linggau oleh Hutama Karya. Jalan tol yang merupakan bagian dari Trans Sumatera itu menelan investasi sebesar Rp14,58 triliun.

"Dalam waktu dekat ada penandatanganan kontrak konsesi, itu untuk Tol Bengkulu-Lubuk Linggau," katanya saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

 Baca Juga: China Tak Tertarik Bangun Jalan Tol Tanggul Rob Semarang-Demak

Danang menambahkan, penentuan lokasi jalan tol tersebut sudah ditetapkan. Sehingga tahapan selanjutnya adalah tinggal menandatangani PPJT dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang telah ditunjuk.

Penandatanganan PPJT sendiri ditargetkan bisa dilakukan pada Maret 2019. Namun dirinya tidak mengungkapkan secara detail kapan waktu persis akan dilakukan PPJT tersebut.

"Maret ini (penandatanganan PPJT), penloknya sudah. Secara prinsip (persiapan pembangunan) sudah selesai," katanya.

 Baca Juga: Ada Situs Purbakala, Proyek Tol Pandaan-Malang Dihentikan

Selain akan ditugaskan untuk menggarap Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu, Hutama Karya juga akan diminta membangun 2 ruas tol lainnya. Kedua ruas tol tersebut yakni Tol Indralaya-Muara Enim sepanjang 88 km dan Muara Enim-Lubuk Linggau sepanjang 125 km.

"Kan ada 3 segmen (ruas tol), sebenarnya seluruh segmen bisa kita tandatangani PPJT-nya, tapi yang minta didahulukan Lubuk Linggau-Bengkulu," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya