Danai Capex USD165 Juta, Vale Indonesia Tak Bagikan Dividen

, Jurnalis
Kamis 04 April 2019 12:56 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

Dimana salah satu faktor pengerek kinerja perseroan adalah harga jual feronikel pada 2018 yang lebih tinggi 27% dibandingkan tahun sebelumnya. Kemudian soal rencana divestasi perseroan yang mengikuti jejak Freeport Indonesia, Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Nico Kanter mengatakan, penawaran nilai divestasi sudah disampaikan kepada pemerintah dan tinggal menunggu keputusan pemerintah.”Jika memang ada holding dari pemerintah yang ingin masuk, seperti PT Inalum, kami menyambut baik. Apalagi holding ini kan sepenuhnya milik pemerintah pasti akan lebih baik ke depannya,” ujar Nico.

Menurutnya, jika bisa diselesaikan semuanya lebih cepat dari masa batas waktu yakni Oktober 2019 maka akan lebih baik dan sesuai aturan. Sebagai informasi, emiten perusahaan tambang asal Brazil ini menyatakan bersedia menawarkan divestasi saham kepada Pemerintah Indonesia. Untuk itu, Vale Indonesia sudah menyampaikan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait hal tersebut. Dimana INCO berencana divestasi saham sebesar 20%.

Selanjutnya, berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Vale Indonesia Tbk juga menyetujui perombakan jajaran direksi. Dimana manajemen Vale Indonesia melaporkan bahwa Lovro Paulic telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota direksi. Pengunduran diri tersebut efektif berlaku mulai 1 Januari 2019. Nama-nama baru dalam jajaran direksi adalah Dani Widjaja, Agus Superiadi, dan Vinicus Mendes Ferreira. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Robert Allan Morris dari jabatannya sebagai komisaris.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya