Rupiah Tekuk Dolar AS ke Rp14.182/USD

Retno Tri Wardani, Jurnalis
Kamis 04 April 2019 17:52 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatan pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah berada di level Rp14.100 an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Kamis (4/4/2019) pukul 17.28 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange ditutup menguat 40,5 poin atau 0,28 % ke level Rp14.182 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.179 per USD – Rp14.191 per USD.

 Baca Juga: Pagi Ini Rupiah di Level Rp14.183 per USD

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 36 poin atau 0,25% ke Rp14.179 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.170 per USD – Rp14.232 per USD.

Seperti yang diberitakan Okezone, kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Hal tersebut karena meningkatnya poundsterling, di mana investor telah mengikuti dengan cermat pembaruan tentang Brexit, yang mendapat beberapa sinyal positif pada Rabu 3 April 2019.

Perdana Menteri Inggris Theresa May dan pemimpin oposisi Partai Buruh Jeremy Corbyn sepakat untuk bertemu lagi pada Kamis waktu setempat, untuk memecahkan kebuntuan Brexit setelah tidak ada terobosan dari pembicaraan mereka.

 Baca Juga: Lawan Dolar AS, Rupiah Menguat Tipis ke Rp14.223/USD

Sterling naik 0,25% terhadap dolar AS setelah Perdana Menteri Theresa May mengumumkan pembicaraan dengan partai Buruh dalam upaya untuk memecahkan kebuntuan Brexit yang dapat mendorong perjanjian keberangkatan yang lebih lembut dengan Uni Eropa.

Sementara greenback sedikit berubah oleh data yang menunjukkan bahwa pengusaha-pengusaha swasta AS menambahkan 129.000 lapangan pekerjaan pada Maret, di bawah ekspektasi para ekonom dan terendah sejak September 2017.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya