JAKARTA - Setelah Grab, kini perusahaan unicorn ojek online Go-Jek menjelma menjadi decacorn. Status decacorn didapuk setelah nilai valuasinya menembus angka USD10 miliar atau sekitar Rp140 triliun.
Hal itu seperti dikutip dari The Global Unicorn Club, Kamis (4/4/2019). Berdasarkan data tersebut, investor di balik kejayaan Go-Jek tercatat Allianz X, Astra International, BlackRock, Capital Group Companies, dan DST Global.
Baca Juga: Bakal Jadi Decacorn, Go-Jek hingga Tokopedia Disarankan Masuk Bursa
Jika dirunut, Go-Jek duduk di urutan ke-19 berdasarkan pemeringkatan CB Insights. Peringkat pertama terdapat perusahaan digital media Toutiao (Bytedance) dengan nilai valuasi USD75 miliar, kedua Uber dengan USD72 miliar dan ketiga Didi Chuxing USD56 miliar.
Per Januari 2019 ada lebih dari 300 unicorn di seluruh dunia. 7 di antaranya berasal dari Asia Tenggara. Sementara 3 di antaranya berasal dari Indonesia. Yakni, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka dan Go-Jek (sebelum didapuk menjadi Decacorn).