JAKARTA - Dewan Bank Dunia (World Bank) telah sepakat menunjuk David R. Malpass sebagai Presiden baru yang memimpin institusi keuangan global itu untuk masa jabatan 5 tahun ke depan. Malpass bakal menjalankan tugas barunya mulai Selasa, 9 April 2019.
Malpass yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri untuk Urusan Internasional di Departemen Keuangan AS, merupakan kandidat yang diusung Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sekaligus menjadi satu-satu kandidat dalam bursa pemilihan Presiden Grup Bank Dunia.
Malpass dikenal sebagai tokoh yang suka mengkritik Bank Dunia. Sejak 2017, dia mengkritik pemberian pinjaman Bank Dunia ke China, alasannya negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu terlalu kaya untuk mendapat bantuan.
Baca Juga: Trump: David Malpass Orang yang Tepat Jadi Bos Bank Dunia
Terlebih, China juga telah meningkatkan beban utang sejumlah negara berkembang dengan program pembangunan infrastruktur Belt and Road.
Malpass juga pernah mengkritik, institusi global seperti Bank Dunia tumbuh besar dan kuno. Maka tantangan yang dihadapi yakni bagaimana kembali mempertajam fokus lembaga tersebut kepada hal-hal yang penting dan sulit.
Baca Juga: David Malpass Jadi Bos Bank Dunia
Malpass merupakan orang terdekat Trump dan pernah bertugas sebagai penasihat ekonomi Trump selama masa kampanye pemilu 2016. Pasca kemenangan, Malpass juga bertugas di tim transisi Trump. Pemimpin baru Bank Dunia ini juga merupakan figur penting dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China.
Dirinya pernah bertugas di Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri pada masa kepemimpinan Presiden Ronald Reagan dan George H.W. Bush. Di tahun 1993 – 2008, Malpass sempat menjadi kepala ekonom di bank investasi yang kini sudah tutup, bernama Bear Stearns.
(Feby Novalius)