Pertumbuhan Ekonomi RI Harus di Atas 5%, Ini Dampaknya

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Selasa 09 April 2019 18:08 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Center of Reform in Economics (Core) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia harus digenjot melampaui kisaran 5%, jika ingin menjadi negara maju. Hal ini untuk menghindari Indonesia terjebak di kelas negara berpendapatan menengah atas (upper middle-class).

Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menyatakan, dengan gejolak ekonomi global tang besar memang pertumbuhan ekonomi di kisaran 5% merupakan kinerja yang baik. Namun, Indonesia membutuhkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

"Tapi kebutuhan untuk tumbuh lebih dari 5% itu sangat besar. Kalau segitu terus (5%) bisa dipastikan kita akan terjebak di kelas menengah atas," ujarnya dalam diskusi ekonomi di Hongkong Cafe, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga: Sindiran Prabowo Soal Pertumbuhan Ekonomi, Menko Luhut: Kok Kasar Begitu

Dia menjelaskan, Indonesia membutuhkan waktu 23 tahun untuk bisa lepas dari status negara berpendapatan menengah kebawah (lower-middle income) hingga akhirnya bisa ke kelas menengah atas.

"Artinya kalau kita tak percepat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi kita akan berada lebih lama lagi di upper middle income," katanya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Cukup Baik, Ini Penjelasan Ekonom

Oleh sebab itu, untuk menghindari jebakan tersebut maka Indonesia harus mendorong pertumbuhan ke level 7% dan harus bertahan selama beberapa dekade. Menurutnya, hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan bonus demografi yang kini tengah dinikmati.

"Hal ini harus diupayakan sesegera mungkin pada saat masih menikmati bonus demografi," kata dia.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya