JAKARTA - Pemerintah menyiapkan strategi baru jika saja nantinya Uni Eropa memberlakukan RED II Delegated Act pada 12 Mei. Hal ini agar produk sawit Indonesia juga tetapi bersaing.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah memang saat ini tengah melakukan perluasan pasar ekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO). Saat ini proses perundangan dengan negara-negara khususnya yang berada di Asia dan Afrika terus dilakukan.
"Memang sedang berjalan (perluasan pasar ekspor lewat Free Trade Agreement/FTA). Itu Menteri Perdagangan (tugasnya) saya tahu pembicaraan sudah mulai," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2019).
Baca Juga: Pulang dari Belgia, Pemerintah Mantap Seret Uni Eropa ke WTO soal Sawit
Beberapa negara yang tengah dalam negosiasi adakah seperti Pakistan hingga India. Komunikasi dengan kedua negara tersebut terus dilakukan secara intensif.
"Rasanya dengan India itu mestinya sudah, Pakistan juga sudah," ucapnya.
Sementara salah satu negara timur tengah lainnya yakni Turki saat ini juga tengah dilakukan pembicaraan. Meskipun belum seintensif negara India dan Pakistan, namun pembicaraan dengan Turki cukup positif sejauh ini.