Baca Juga: David Malpass Jadi Bos Bank Dunia, Ini Catatan dari Sri Mulyani
"Ini menyebabkan kekhawatiran, perlemahan ekonomi global bisa ditangani secara cukup kuat, karena space policy pada negara maju dan negara emerging itu terbatas," ujar dia.
Meski demikian, Sri Mulyani menilai, ekonomi Indonesia yang mampu tumbuh 5,17% di tahun 2018 menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan negara lain. Namun, pastinya tantangan ekonomi di 2019 akan berbeda dari tahun sebelummnya, di mana Indonesia harus mampu menjaga ruang kebijakan moneter dan fiskal yang cukuo untuk mengantisipasi kondisi global saat ini.
"Sehingga bila terjadi pelemahan (ekonomi global), apakah misalnya ada ruang untuk melakukan dorongan ekonomi, dan kalau sampai terjadi ketegangan global, dari sisi perdagangan bagaimana kita meresponnya. Jadi kita harus antisipasi," jelas dia.
(Feby Novalius)