JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui neraca perdagangan Indonesia masih harus diperbaiki. Namun, dirinya sudah memiliki dua kunci untuk mengecilkan jarak antara ekspor dan impor Indonesia.
“Saya sampaikan untuk menggenjot dan meningkatkan ekspor dan meningkatkan investasi. Itu dua kuncinya,” kata dia saat wawancara khusus dengan Pemred Okezone, Pemred iNews.id, dan Koran Sindo.
Di sisi ekspor, Presiden menginstruksikan untuk menguatkan sisi hilirisasi dan industrialisasi. Dengan begitu, Indonesia tidak lagi menjadi negara yang mengandalkan ekspor bahan mentah.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Kuartal I-2019 Defisit USD193 Juta