JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menilai reformasi birokrasi merupakan cara efektif menghadapi dinamika perubahan global yang tak berujung. Hal ini juga untuk mewujudkan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Dia mengatakan, perubahan global saat ini akan memberikan dampak pada dinamika keamanan dengan munculnya berbagai bentuk dan modus baru kejahatan.
"Dulu tidak ada bentuk kejahatan bernama hoax, sekarang barang itu sudah ramai bermunculan di media sosial tumbuh subur bagai gurita, mendegradasi ruang literasi publik," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/4/2019).
Dia melanjutkan, pemahaman tentang perubahan global yang sedang terjadi saat ini penting, sehingga dapat menghadirkan kebijakan publik yang konsisten dan dinamis menyangga perubahan peradaban.
Baca Juga: Menpan RB: Tak Ada Kata Tunda Terapkan Pemerintahan Online
Syafruddin menceritakan saat menghadiri World Goverment Summit di Dubai beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, cara terbaik menghadapi perubahan global yang sedang terjadi, mengutip teori milik Simon Senek tentang The Finite and Infinite Game (Teori Permainan Terbatas dan Permainan Tidak Terbatas) yang menggambarkan para pemain terbatas memiliki karakter aturan kaku semua pemain memiliki tujuan bersama mengejar kemenangan namun setelah itu bubar.